PB HMI Dukung Langkah Tegas Polda Sumut Berantas Narkoba: “Ini Perang Menyelamatkan Generasi Bangsa”

banner 468x60

Medan || Faktasumatera – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) atas komitmen dan langkah tegas dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah hukum Sumatera Utara.

Fungsionaris PB HMI, Muhammad Isnen Harahap, menyatakan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata terhadap masa depan bangsa, terutama generasi muda sebagai tulang punggung peradaban. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat harus mendukung setiap langkah aparat dalam menumpas peredaran barang haram tersebut.

“Kami dari PB HMI mengapresiasi setinggi-tingginya tindakan tegas dan konsisten yang dilakukan oleh Polda Sumut dalam memberantas peredaran narkoba. Karena ini sejalan dengan salah satu Asta Cita dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yaitu memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya sebagai upaya menyelamatkan masa depan bangsa,” tegas Isnen, Rabu (6/8).

Isnen juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut yang telah mengungkap dan menangkap pelaku peredaran narkoba di berbagai wilayah seperti Kabupaten Langkat, Labuhan Batu, penggagalan penyelundupan narkoba melalui Bandara Kualanamu, serta penggerebekan pabrik narkoba cair yang disamarkan dalam bentuk rokok elektrik (vape). Keberhasilan-keberhasilan ini mencerminkan kerja nyata dan konsistensi aparat dalam menjaga masyarakat dari ancaman narkoba yang semakin kompleks dan terselubung.

Apresiasi terkhusus diberikan kepada tim Ditresnarkoba Polda Sumut atas keberhasilan mereka dalam mengungkap kasus di Kota Tanjung Balai, yang dikenal sebagai wilayah rawan penyelundupan narkoba melalui jalur laut tak resmi.

Dalam operasi yang dipimpin langsung oleh KANIT 1 Subdit 3, KOMPOL DEDI KURNIAWAN, aparat bertindak dengan ketepatan dan keberanian, menghentikan distribusi narkotika sekaligus memutus jaringan terorganisir yang berusaha merusak tatanan sosial.

“Penangkapan bandar narkoba di Tanjung Balai menjadi bukti bahwa Polda Sumut tidak tinggal diam. Ini langkah konkret dan terukur. Kami mengapresiasi keberanian dan ketegasan aparat yang dipimpin KOMPOL DEDI,” ujar Isnen.

Lebih lanjut, Isnen menyampaikan sikap tegas bahwa siapa pun tidak boleh terlibat dalam peredaran narkoba, baik sebagai bandar maupun kaki tangan jaringan. Apalagi, jika keterlibatan itu berasal dari kader-kader terbaik bangsa, termasuk kader Himpunan Mahasiswa Islam sendiri.

“Tidak ada tempat bagi pelaku narkoba dalam barisan perjuangan kami. Jika ada kader HMI yang terbukti terlibat dalam jaringan narkoba, maka ia telah mencederai nilai-nilai luhur himpunan. Ia bukan pejuang, melainkan pengkhianat masa depan,” tegas Isnen.

Isnen juga mengingatkan bahwa perlawanan terhadap narkoba bukan pertempuran yang sederhana. Ini adalah konfrontasi dengan kekuatan yang memiliki struktur, dana besar, dan pengaruh luas. Oleh karena itu, dukungan publik, terutama generasi muda dan kalangan intelektual, sangat diperlukan untuk menjaga semangat juang aparat.

“Jangan biarkan Polda Sumut menghadapi ini sendiri. Melawan narkoba berarti melawan kekuatan besar yang bisa menyusup ke berbagai sektor kehidupan masyarakat,” tutupnya.

Sebagai bentuk konkret, PB HMI menyatakan siap mengambil peran aktif dalam bidang edukasi dan pencegahan. Melalui pendekatan sosial, keagamaan, dan kultural, Isnen menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya laten narkoba di tengah generasi muda.

“Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan penindakan. Diperlukan gerakan masif dan menyeluruh yang menyentuh akar persoalan di tengah masyarakat. PB HMI siap menjadi bagian dari solusi—menggerakkan kader, menyuarakan bahaya narkoba, dan ikut menciptakan ruang aman bagi generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *