Belawan || Faktasumatera – Seorang oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) berinisial JRW diduga terlibat dalam praktik ilegal dengan membekingi aksi pencurian besi serta turut mengamankan tempat penampungan besi curian (botot) di Sebuah gudang di Kelurahan Kota Bangun Kecamatan Medan Deli 14/05
Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan bahwa praktik pencurian besi ini telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Modus operandi para pelaku adalah mencuri besi tua dari sebuah gudang bekas pabrik kaca lama yang berlokasi di Jalan Perunggu / Jalan Speksi Medan Deli , kemudian menjualnya ke penadah yang disebut-sebut baik pelaku maupun penadah mendapat perlindungan dari oknum anggota tersebut.
Lokasi penadah yang disampaikan oleh masyarakat juga tak jauh dari lokasi pengambilan besi besi bangunan gudang kaca tersebut.
“Kami sudah curiga sejak lama. Setiap kali warga melapor, justru tidak ada tindakan. Malah yang mengamankan lokasi botot itu orang berseragam yang diketahui oleh warga diduga merupakan anggota Lantamal I Belawan,” ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya.
“Pernah waktu itu ditangkap sama Polisi bang, tapi tiba tiba oknum ini datang dan akhirnya polisi tersebut pulang tanpa membawa pelaku pencurian”, sambungnya
Selain diduga melakukan pembekingan terhadap pelaku pencurian dan penadah besi, awak media juga mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan juga diduga membekingi lokasi sebuah kos kosan yang pada malam hari sering terlihat memasukkan wanita wanita malam.
” Beliau itu juga membekingi kosan di Jalan Kebun Raya Komplek Kota Bangun bang, jadi kalau malam banyak itu wanita wanita yang masyarakat duga adalah wanita malam masuk ke dalam kos kosan itu bang”, lanjutnya.
” Nah sampai saat ini gak ada warga yang berani melakukan protes, ya karena takut ada bekingannya”, tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berusaha melakukan konfirmasi kepada Polisi Militer Angkatan Laut Belawan.











