Medan || Faktasumatera.com -Tak kunjung mendapatkan kejelasan terkait proses hukum atas para pelaku penembakan MAA (18) didepan PT Adolina Sergai, Kuasa Hukum bersama keluarga mendatangi Pomdam I BB pada Senin (30/10).
Tujuan kedatangan kuasa hukum dan keluarga ke Pomdam I BB untuk mencari titik terang terkait para pelaku yang diduga merupakan oknum anggota Kodim 0204 yang diduga melakukan penembakan terhadap MAA (18) pada Minggu dinihari (1/9).
” Sebelumnya kami sudah berulang kali mendatangi Pomdam I BB untuk mempertanyakan sudah sampai dimana proses hukum yang berjalan terhadap para pelaku yang melakukan penembakan kepada anak klien kami, namun lebih dari 5x kedatangan kami tak membuahkan hasil sama sekali”, ujar Kuasa Hukum keluarga MAA.
” Namun hari ini, kami akan membuat LP terhadap 2 nama yang tercantum dalam SP2HP yang dikeluarkan Polres Sergai yang diduga kuat sebagai pelaku penembakan anak dari klien kami”, sambung pengacara yang tergabung dalam Peradi tersebut.
” Alhamdulillah walau sempat dibola bola, hari ini LP kami diterima pihak Pomdam I BB”, lanjutnya.
Rohdalahi Purba bersama tim berharap Pangdam I BB dan Pomdam I BB bekerja secara transparan dan profesional.
” Kami sangat berharap Pangdam I dan Danpomdam bekerja secara transparan dan profesional dalam menangani kasus ini. Jangan karena mereka anggota TNI atau ada pejabat yang mengintervensi, lantas kasus ini mau di peti es kan”, tegas Tim Kuasa Hukum.
Dilain sisi, PW SEMMI Sumut yang berkampus di Polmed USU juga meminta Pomdam I BB agar bekerja profesional dan transparan dalam menangani kasus ini.
” Kami akan terus mengawal kasus ini dan jangan coba coba melindungi atau menngintervensi proses hukum ini. Ingat bapal bapak digaji dari uang rakyat”, ujar perwakilan mahasiswa.










